banner 846x362

Kolaborasi Pertamina dan Pemkot Makassar Hadirkan Program Lingkungan Ecoeduwisata Mangrove

Makassar, TeropongRakyat.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Makassar resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk meluncurkan Program Ecoeduwisata Mangrove. Inisiatif ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR), khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah IT Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Pengendalian lingkungan harus berjalan terintegrasi dan menjadi tanggung jawab semua pihak. Kolaborasi dengan Pertamina Patra Niaga Sulawesi ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar,” ujar Munafri.

Ia menambahkan, Ecoeduwisata Mangrove tidak hanya berfokus pada konservasi, tetapi juga diharapkan menjadi cikal bakal gerakan Zero Waste di Kota Makassar.

“Kami ingin mengubah cara pandang terhadap sampah. Sampah bukan lagi sekadar limbah, melainkan sumber daya yang bisa dikelola dan dimanfaatkan. Harapannya, program ini bisa direplikasi di wilayah lain di Makassar,” tambahnya.

Munafri pun mengapresiasi langkah Pertamina Patra Niaga yang dinilai konsisten memperhatikan aspek keberlanjutan.

“Program Ecoeduwisata Mangrove ini adalah contoh nyata bagaimana dunia usaha dapat berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Integrated Terminal Manager Makassar, Utomo Dhanu Saputra, menegaskan komitmen Pertamina untuk terus menghadirkan program berkelanjutan.

“Pertamina melalui program CSR akan terus mendukung dan membantu pengembangan inisiatif yang bermanfaat. Harapan kami, kerja sama ini bisa menjadi langkah awal memperluas kolaborasi dengan Pemkot dalam pengembangan program lingkungan ke depan,” jelas Utomo.

Senada, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum, menuturkan bahwa program ini sejalan dengan sejumlah tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:

SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui pengelolaan lingkungan perkotaan yang lebih baik.

SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, lewat mitigasi konservasi mangrove sebagai penyerap karbon alami.

SDG 14: Ekosistem Lautan, dengan melindungi kawasan pesisir dan ekosistem mangrove.

SDG 15: Ekosistem Daratan, melalui rehabilitasi hutan mangrove sebagai habitat penting keanekaragaman hayati.

“Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam upaya bersama menciptakan masa depan Kota Makassar yang lebih hijau dan berkelanjutan. Ecoeduwisata Mangrove tidak hanya menghadirkan ruang konservasi, tetapi juga mengintegrasikan edukasi publik tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah,” pungkas Rum.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *