MANADO, TR – Guyuran hujan deras yang mengguyur kawasan Taman God Bless Park, Selasa (17/02/2026) malam tak mampu meredam semangat para pecinta olehraga tinju yang memadati arena Boxing on The Street. Air hujan yang turun tanpa henti justru menjadi saksi betapa besarnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga adu pukul tersebut.
Sejak sore hari, penonton tetap bertahan di sekitar ring. Sebagian bahkan rela basah kuyup demi menyaksikan langsung pertarungan sengit para atlet yang tampil penuh determinasi. Sorak sorai dan teriakan dukungan terdengar menggema, berpadu dengan suara rintik hujan yang membasahi arena.
Kegiatan yang digagas Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Utara ini kembali membuktikan bahwa tinju memiliki tempat istimewa di hati warga Manado. Atmosfer pertandingan terasa hidup, hangat, dan penuh semangat sportivitas.
Salah satu penonton, Frangky, mengaku sangat menikmati jalannya pertandingan. Menurutnya, Boxing on The Street bukan sekadar tontonan, melainkan ajang yang mampu menyatukan semangat masyarakat.
“Kegiatan boxing on the street Manado sangat seru. Walaupun ditengah guyuran hujan deras, para penonton sangat antusias dan tetap bersemangat memberikan dukungan terhadap atlet yang bertanding,” ujarnya dengan penuh semangat.
Dengan logat khasnya ia menambahkan, “Ini biar ujang kita nda mo lari, sangat seru pokonya.”
Frangky berharap kegiatan seperti ini terus digalakkan demi kemajuan olahraga, khususnya tinju di Sulawesi Utara. Menurutnya, ajang seperti ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi mereka ke arah yang lebih produktif.
Di tengah cuaca yang tak bersahabat, semangat para petinju dan dukungan tanpa henti dari penonton menjadi bukti bahwa olahraga mampu menembus batas kondisi alam. Boxing on The Street bukan sekadar pertandingan, melainkan panggung semangat, keberanian, dan kebanggaan masyarakat Manado.(One/Red)
