Manado, TR – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan dua pendaki Gunung Soputan selamat setelah sempat terjebak di kawasan hutan Minahasa Tenggara. Kabar mengenai keberadaan korban hilang di Soputan ini menjadi lega bagi keluarga setelah pencarian intensif membuahkan hasil. Personel evakuasi menemukan keduanya pada koordinat yang tepat meskipun medan pendakian cukup menantang.
Aksi penyelamatan bermula saat petugas menerima laporan darurat melalui Call Center 110 Polres Minsel. Basarnas Sulut segera mengerahkan personel menuju basecamp Desa Sillian untuk memulai langkah taktis. Tim Rescue Pos SAR Amurang tiba di lokasi pada pukul 15.45 WITA dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait.
Selanjutnya, tim mulai menyisir jalur pendakian menuju titik koordinat yang warga curigai sebagai lokasi keberadaan korban. Petugas melakukan pelacakan (tracking) dengan sangat teliti agar tidak melewatkan tanda-tanda keberadaan Arya Kamasi dan Jun Sutuyu. Usaha keras ini akhirnya membuahkan hasil manis ketika tim melihat kedua warga Desa Kakenturan tersebut pada pukul 17.20 WITA.
Petugas medis segera memberikan pertolongan pertama kepada kedua pemuda tersebut tepat di lokasi penemuan. Meskipun mereka sempat mengalami kelelahan ekstrem, pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada cedera fisik yang serius pada tubuh korban. Oleh karena itu, tim langsung membawa mereka turun menuju basecamp Desa Sillian demi keamanan yang lebih terjamin.
Rombongan evakuasi tiba di pos utama pada pukul 18.20 WITA dengan pengawalan ketat dari berbagai unsur penyelamat. Setelah memastikan kondisi mereka benar-benar stabil, petugas menyerahkan kedua korban kepada pihak keluarga yang sudah menunggu sejak lama. Keberhasilan ini sekaligus menandai bahwa pendaki Gunung Soputan selamat secara utuh dalam insiden kali ini.
Operasi SAR Resmi Berakhir dan Pesan Keselamatan
Kepala Basarnas Sulut, George L.M Randang S.ip., M.A.P, secara resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan ini. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang bekerja tanpa lelah di lapangan sejak laporan masuk. Unsur yang terlibat meliputi Tim Rescue Kantor SAR Manado, Polsek Touluaan, Saka SAR, hingga BPBD Kabupaten Minahasa Tenggara.
“Kepala Basarnas Sulut George L.M Randang S.ip.,M.A.P menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi ini, serta mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dan kesiapan saat melakukan aktivitas pendakian,” tegas pihak Basarnas.
Kini, seluruh personel kembali ke satuan masing-masing setelah menjalankan tugas dengan sangat gemilang.(Tim)













