Tomohon, TeropongRakyat.com – Polda Sulawesi Utara memastikan pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-38 Sinode GMIM Tahun 2025 berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan strategis gerejawi tersebut digelar selama tiga hari, sejak 16 hingga 18 Desember 2025, berlokasi di Gedung Inspirasi, Kota Tomohon.
Komitmen pengamanan itu ditegaskan langsung oleh Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie, yang hadir bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sulut pada pembukaan sidang. Kehadiran pimpinan tertinggi kepolisian di Sulut tersebut menjadi penanda keseriusan aparat dalam menjamin kelancaran agenda tahunan GMIM yang diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah.
Sedikitnya 360 peserta dari seluruh pelosok Sulawesi Utara mengikuti sidang sinode yang memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan gereja ke depan. Demi memastikan keamanan maksimal, sistem pengamanan berlapis diterapkan sejak hari pertama kegiatan.
Setiap peserta yang memasuki area sidang wajib melalui pemeriksaan security door (secdoor), sementara barang bawaan diperiksa secara menyeluruh oleh petugas. Langkah ini dilakukan sebagai prosedur standar guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Kapolda Sulut menegaskan bahwa pengamanan SMST GMIM 2025 merupakan bagian dari tugas pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin rasa aman pada kegiatan keagamaan berskala besar.
“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh rangkaian Sidang Majelis Sinode Tahunan ke-38 Sinode GMIM Tahun 2025 berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan pelayanan Polri kepada masyarakat,” tegas Irjen Pol Roycke Langie.
Dalam mendukung pengamanan tersebut, sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan dan disebar di sejumlah titik strategis, baik di dalam maupun di sekitar lokasi kegiatan. Seluruh personel telah mengikuti apel kesiapan pada Selasa pagi (16/12/2025) sebelum menjalankan tugas pengamanan.
Dengan pengamanan yang terencana dan terukur, diharapkan seluruh rangkaian SMST ke-38 Sinode GMIM 2025 dapat berlangsung tanpa hambatan hingga penutupan, serta mencerminkan suasana damai dan tertib yang menjadi semangat utama kegiatan gerejawi tersebut.(Tim)













