banner 846x362

Ditpolairud Polda Sulut Edukasi Nelayan Minahasa Soal Keselamatan Melaut dan Ekosistem Laut

Minahasa, TR – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara terus memperkuat pembinaan masyarakat pesisir. Personel Subdit Binmas Air mendatangi nelayan Desa Borgo, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Kamis (30/7/2026).

​Kegiatan edukasi ini berlangsung di Aula Balai Desa Borgo mulai pukul 10.00 hingga 12.00 Wita. Kanit 1 Binmas Air Ditpolairud Polda Sulut, AKP La Ali, S.Sos, memimpin langsung tim penyuluhan tersebut.

​Sebanyak 45 warga pesisir menghadiri penyuluhan maritim ini. Petugas bertujuan meningkatkan kesadaran nelayan terkait keselamatan melaut, aturan hukum, dan kelestarian laut.

​Petugas menekankan nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan jiwa saat melaut. Nelayan harus membawa serta memakai alat keselamatan standar seperti life jacket.

​Petugas mengimbau warga memastikan kondisi kapal dan mesin layak jalan. Nelayan juga wajib memantau cuaca dan tidak memaksakan melaut saat cuaca buruk demi mencegah kecelakaan.

​Ditpolairud Polda Sulut melarang keras penggunaan racun, potasium, maupun bom ikan. Metode berbahaya ini merusak terumbu karang serta merusak biota perairan secara permanen.

​Praktik penangkapan ilegal tersebut melanggar ketentuan perundang-undangan di bidang perikanan. Pelakunya terancam sanksi hukum pidana berat.

​Petugas memberi pemahaman mendalam terkait jenis satwa laut yang dilindungi undang-undang. Spesies tersebut mencakup penyu belimbing, penyu tempayan, penyu lekang, penyu pipih, penyu sisik, dan penyu hijau.

​Masyarakat tidak boleh menangkap, memperjualbelikan, atau mengganggu satwa lindung tersebut. Petugas menegaskan perlindungan penyu sangat penting bagi keseimbangan alam.

​Selain itu, tim penyuluh menjelaskan bahaya mengonsumsi biota laut beracun. Biota beracun itu meliputi ikan buntal, gurita cincin biru, dan devil crab atau kepiting beracun.

​Edukasi biota beracun ini efektif mencegah kasus keracunan fatal di kalangan nelayan pesisir.

Sinergi Polda Sulut dan Masyarakat Pesisir Minahasa

​Ditpolairud Polda Sulut berharap penyuluhan ini mempererat kemitraan dengan masyarakat. Sinergi ini memperkuat keamanan perairan, budaya keselamatan, dan kelestarian ekosistem laut.

​Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons hangat dari warga. Ditpolairud Polda Sulut siap melanjutkan kegiatan serupa di berbagai kawasan pesisir lainnya. (One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *