Bolmong, TR – Masyarakat lingkar tambang menyambut gembira kabar bahwa WPR Mintu segera terbit. Wilayah Pertambangan Rakyat ini berada di Desa Atoga, Kecamatan Motongkat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara. Pengumuman penting tersebut resmi tersiar pada Sabtu (4/7/2026). Warga menilai kepastian izin tambang rakyat Desa Atoga ini akan membawa perubahan besar bagi ekonomi lokal.
Warga desa setempat berharap kehadiran wilayah tambang legal ini dapat memberikan kepastian hukum yang jelas. Selama ini, masyarakat menginginkan legalitas agar mereka bisa beraktivitas secara leluasa di lapangan. Selain itu, pengelolaan tambang yang resmi ini berpotensi besar menjamin peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Melihat perkembangan positif tersebut, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK). Warga sangat menghargai perhatian tinggi dari sang gubernur. Selanjutnya, komitmen nyata YSK dalam mendorong percepatan proses penerbitan izin sangat membantu masyarakat kecil.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur YSK yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk menerbitkan WPR di lokasi Mintu, sehingga masyarakat dapat bekerja dengan tenang, legal, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat lingkar tambang.
Harapan Warga Setelah Izin Tambang Rakyat Desa Atoga Resmi
Meskipun WPR Mintu segera terbit, masyarakat tetap berharap pemerintah daerah tidak lepas tangan. Warga meminta pemerintah terus memberikan pendampingan dan pembinaan berkala. Di samping itu, pengawasan yang ketat sangat penting agar pengelolaan tambang rakyat berjalan sesuai peraturan yang berlaku. Pemerintah juga harus mengutamakan keselamatan kerja demi memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi daerah.
Melalui peresmian wilayah pertambangan ini, masyarakat kini menjadi sangat optimistis. Aktivitas pertambangan rakyat di lokasi Mintu pasti akan semakin tertata dengan rapi. Akhirnya, kepastian hukum ini akan membuka peluang baru untuk meningkatkan pendapatan warga sekitar secara berkelanjutan.(Tim)













