Kombes Pol Nanang Heru Purwoko Salurkan Santunan Lebaran untuk Anak Yatim di Momen Buka Puasa Bersama

Manado, TR – Direktur Pamobvit Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Nanang Heru Purwoko,.S.I.K memberikan santunan Lebaran Polda Sulut kepada sejumlah anak yatim. Pemberian bantuan anak yatim ini berlangsung dalam suasana khidmat saat acara buka puasa bersama di ruang Catur Prasetya, Mapolda, Rabu (11/03/2026).

Kombes Nanang didampingi isteri membagikan satu demi satu amplop kepada anak yatim. Momen berbagi berkah ini menjadi bagian dari rangkaian agenda kepolisian dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

Baca juga : 

https://teropongrakyat.com/ditpamobvit-polda-sulut-perketat-pengamanan-wisata-dan-mal-momen-ramadan-imlek-hingga-idul-fitri/

Kapolda Sulut, Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie, memimpin langsung jalannya acara bersama jajaran Pejabat Utama (PJU). Beliau secara simbolis menyerahkan santunan Idul Fitri kepolisian tersebut kepada ratusan anak-anak yang berasal dari tiga panti asuhan berbeda.

Adapun lembaga yang menerima manfaat tersebut meliputi Panti Asuhan Nurul Hidayah Sea 1 Minahasa, Panti Asuhan Darus Saadah, serta Panti Asuhan An Nur Kombos Barat Manado.

Selanjutnya, kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban sesama menjelang hari raya Idul Fitri. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial warga sekitar. Kehadiran anak-anak yatim di Mapolda memberikan warna tersendiri dalam memperkuat aspek kemanusiaan anggota kepolisian.

Transformasi Polri Melalui Penguatan Solidaritas dan Iman

Acara buka puasa bersama ini mengusung tema yang cukup mendalam bagi internal institusi “Meningkatkan iman, takwa dan profesionalisme guna menguatkan solidaritas dalam mendukung transformasi polri untuk masyarakat”. Melalui pesan tersebut, Kapolda berharap seluruh personel dapat meningkatkan kualitas pelayanan melalui pendekatan spiritual yang kuat.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar formalitas rutin tahunan saja. Namun, agenda ini merupakan upaya strategis untuk membangun pondasi moral para anggota. Akhirnya, seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang hangat antara jajaran kepolisian dengan para santri panti asuhan.(One/Red)