Tomohon, TR – Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P., memperkenalkan Program Torang Baku Jaga sebagai arah kebijakan Polres Tomohon dalam menjaga keamanan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung pembangunan Kota Tomohon.
Program tersebut mengacu pada delapan program kebijakan Kapolda Sulawesi Utara. Polres Tomohon kemudian menyesuaikannya dengan kondisi, potensi, dan tantangan yang dihadapi Kota Tomohon agar pelaksanaannya berjalan tepat sasaran.
Kapolres menyampaikan program itu sebagai komitmen awal setelah menerima amanah memimpin Polres Tomohon. Menurutnya, keamanan dan ketertiban hanya dapat terwujud melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.
AKBP Novrial Alberti Kombo menjelaskan langkah pertama yang dilakukan yakni memetakan berbagai isu strategis di Kota Tomohon. Pemetaan tersebut menjadi dasar penyusunan program kerja Polres Tomohon ke depan.
“Jadi saya sebagai Kapolres Tomohon, yang pertama kita lihat dari isu strategis di Kota Tomohon dulu. Jadi, ada beberapa isu yang pertama terkait dengan Tomohon ini menjadi kota wisata, yang mungkin dalam beberapa waktu lagi akan melaksanakan Tomohon International Flower Festival,” ujar Kapolres kepada wartawan di Mapolres, Selasa (14/07/2026).
Kapolres mengatakan Tomohon memiliki posisi penting sebagai kota wisata yang setiap tahun menjadi tujuan wisatawan. Salah satu agenda internasional yang menjadi perhatian ialah Tomohon International Flower Festival (TIFF).
Selain sektor pariwisata, Kapolres menilai Kota Tomohon dikenal luas karena tingkat toleransi antarumat beragama yang tinggi.
“Kemudian yang kedua, Tomohon ini merupakan kota dengan tingkat toleransi yang sangat tinggi antarumat beragama,” kata Kapolres.
Ia juga mengingatkan kondisi geografis Tomohon sebagai wilayah pegunungan memiliki potensi bencana yang harus diantisipasi sejak dini.
“Kemudian yang ketiga, merupakan daerah pegunungan yang tidak menutup kemungkinan rawan bencana,” ungkapnya.
Kapolres menjelaskan pertumbuhan sektor UMKM dan ekonomi kreatif menjadi peluang besar yang ikut berkembang bersama sektor pariwisata Kota Tomohon.
“Kemudian yang keempat, pertumbuhan UMKM dengan adanya kota pariwisata ini disebutkan dengan kota bunga juga dan ekonomi kreatif yang semakin meningkat,” jelasnnya.
Ia menambahkan letak Tomohon yang berdekatan dengan Kota Manado membuat mobilitas masyarakat dan wisatawan terus meningkat setiap waktu.
“Kemudian yang kelima, terkait dengan wilayah penyangga Manado dengan mobilitas tinggi. Karena memang, selain tempat wisata juga, Tomohon ini sangat dekat dengan ibu kota provinsi, Manado. Jadi, wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara pasti akan berkunjung ke Kota Tomohon ini,” terangnya.
Kapolres menegaskan Polres Tomohon memberi perhatian serius terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kemudian, isu yang keenam terkait dengan ancaman narkoba, kemudian judi online, cyber crime, premanisme, balap liar, dan kenakalan remaja. Jadi kita tahu bersama, di dalam Provinsi Sulawesi Utara ini ada beberapa tempat, termasuk Tomohon juga yang antisipasi juga, rawan terkait dengan miras, kemudian kenakalan remaja, kemudian dengan sajam, begal, dan lain sebagainya. Itu merupakan isu yang kami dapatkan untuk kita antisipasi,” tegasnya.
Menurut Kapolres, langkah antisipasi akan terus diperkuat melalui pendekatan preventif, penegakan hukum, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Rangkul Media dan Masyarakat Hadapi Arus Informasi
Kapolres juga menyoroti tingginya penggunaan media sosial yang membuat penyebaran informasi berlangsung sangat cepat. Karena itu, Polres Tomohon akan memperkuat kemitraan dengan media dan masyarakat.
“Kemudian yang ketujuh, terkait dengan tingginya penggunaan media sosial. Jadi itu, terkait dengan tingginya penggunaan media sosial di mana sekarang masyarakat itu menjadi netizen journalism. Jadi kami dari Polres Tomohon ini tetap akan merangkul media dan masyarakat juga, untuk sambil kita berbagi informasi,” beberanya.
Melalui Program Torang Baku Jaga, Polres Tomohon berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, media, dan masyarakat semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga situasi kamtibmas tetap aman sekaligus mendukung kemajuan Kota Tomohon sebagai daerah wisata unggulan di Sulawesi Utara.(One/Red)













