Tahuna, TR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Imbauan itu disampaikan menyusul kondisi cuaca yang berubah cukup cepat. Hujan deras, angin kencang, hingga gelombang tinggi masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kepala BPBD Kepulauan Sangihe, Wandu Labesi, menegaskan daerah kepulauan memiliki karakteristik wilayah yang rawan terhadap bencana alam.
Menurutnya, kondisi geografis Sangihe membuat daerah ini rentan menghadapi berbagai potensi bencana. Situasi itu membutuhkan perhatian bersama dari pemerintah maupun masyarakat.
Wandu Labesi mengatakan Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki potensi bencana yang cukup tinggi.
Perubahan musim yang terjadi belakangan ini juga menjadi perhatian serius. Sebelumnya wilayah Sangihe sempat menghadapi musim kemarau. Kini masyarakat kembali dihadapkan pada hujan deras yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi.
“Daerah kita memang wilayah dengan karakteristik rawan bencana alam dan itu memerlukan perhatian bersama tentunya Pemerintah Daerah berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan,” ucapnya.
Ia menilai kesiapsiagaan masyarakat menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko saat bencana terjadi.
Warga Diminta Siap Lakukan Evakuasi Mandiri Saat Darurat
BPBD Kepulauan Sangihe juga meminta warga agar tetap waspada di lingkungan masing-masing.
Kewaspadaan itu penting untuk meminimalkan dampak yang bisa muncul akibat cuaca ekstrem maupun potensi bencana lainnya.
Selain itu masyarakat diminta segera melakukan evakuasi mandiri jika menghadapi kondisi darurat demi keselamatan diri dan keluarga.
Di sisi lain, BPBD terus membangun koordinasi lintas sektor agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat.
Pemerintah daerah berharap sinergi antara petugas dan masyarakat terus terjaga sehingga penanganan bencana di Kabupaten Kepulauan Sangihe berjalan cepat dan tepat.(Unk)
