BPBD Sangihe Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Tahuna, TR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem di Sangihe yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Perubahan cuaca yang ditandai angin kencang dan hujan berintensitas tinggi mulai berdampak di sejumlah wilayah. Pemerintah meminta warga yang tinggal di kawasan rawan bencana agar lebih berhati-hati.

Warga yang bermukim di bantaran sungai menjadi perhatian utama. Begitu juga nelayan tradisional yang biasa melaut di perairan sekitar Kepulauan Sangihe.

Pemerintah mengingatkan nelayan untuk sementara mengurungkan aktivitas mencari ikan saat kondisi cuaca belum stabil demi menjaga keselamatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sangihe, Wandu Labesi, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah antisipasi menghadapi kondisi cuaca saat ini.

Saat dikonfirmasi Selasa (26/5/2026), Labesi menjelaskan BPBD terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memantau perkembangan cuaca di sejumlah titik.

Selain menyampaikan imbauan kepada masyarakat, BPBD Sangihe juga membuka posko siaga selama 24 jam.

Posko tersebut menerima laporan dari kecamatan, kelurahan hingga kampung yang membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah daerah.

“Tentu kita berharap dengan perubahan cuaca ini masyarakat lebih waspada terutama bagi mereka yang berada di daerah rawan bencana,” ucapnya.

Pemerintah Kecamatan dan Kampung Diminta Aktif Beri Informasi

Labesi juga meminta pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan dan kampung lebih aktif menyampaikan perkembangan terbaru di wilayah masing-masing.

Menurutnya, informasi yang cepat sangat penting agar pemerintah bisa segera mengambil langkah penanganan saat terjadi kondisi darurat.

Jika ada kejadian yang berpotensi membahayakan warga, pemerintah berharap laporan segera diteruskan ke BPBD.

Dengan begitu, tim bisa bergerak lebih cepat sambil masyarakat melakukan evakuasi mandiri untuk mengurangi risiko yang tidak diinginkan.

Cuaca ekstrem di Sangihe masih berpotensi terjadi. Karena itu pemerintah kembali mengajak masyarakat tetap waspada dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.(Unk)