BOLSEL, TR – Kasat Reskrim Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Iptu Iqbal Putra Saimuri S.Tr.K P.S, membantah tegas isu yang menyebut Polisi menerima setoran dari mafia solar di SPBU Soguo, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolsel.
Iptu Iqbal menegaskan informasi yang beredar di tengah masyarakat itu tidak benar. Ia juga menyebut isu tersebut sengaja diaminkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pernyataan itu disampaikan saat dikonfirmasi pada Selasa, 26 Mei 2026.
“Isu itu tidak benar,” tegas Kasat singkat.
Belakangan ini, isu dugaan aktivitas mafia solar subsidi di SPBU Soguo menjadi perhatian warga di Kabupaten Bolsel.
Informasi yang beredar menyebut penjualan solar subsidi di SPBU tersebut tidak sesuai standar harga. Selain itu, muncul tudingan bahwa aktivitas tersebut tidak tersentuh penegakan hukum karena diduga ada setoran kepada aparat.
Isu itu cepat menyebar dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.
Namun Kasat Reskrim Polres Bolsel memastikan tudingan yang mengarah kepada dirinya tidak benar.
Ia menegaskan tidak pernah menerima setoran sebagaimana isu yang beredar.
“Itu hanya hoaks, ada pihak-pihak yang menjaga membuat kegaduhan ditengah masyarakat,” katanya kembali dengan tegas.
Pernyataan Kasat Reskrim Polres Bolsel menjadi penegasan langsung atas isu yang berkembang di publik.
Penegasan itu sekaligus menjawab tudingan yang mengaitkan institusi kepolisian dengan dugaan aktivitas mafia solar subsidi di wilayah Bolaang Uki.
Kasat Reskrim menekankan bahwa informasi yang beredar harus disikapi secara bijak dan tidak langsung dipercaya tanpa dasar yang jelas.
Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya di ruang publik.
“Jangan percaya isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya,” tegasnya lagi.
Masyarakat Diminta Cermat Menyikapi Informasi
Isu mengenai solar subsidi memang kerap menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebutuhan warga dan distribusi energi.
Karena itu, setiap informasi yang muncul membutuhkan kejelasan agar tidak memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Bolsel memilih memberikan klarifikasi terbuka agar isu tersebut tidak berkembang liar.
Dengan penegasan itu, Polres Bolsel berharap masyarakat tetap cermat menerima informasi dan mengedepankan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.(One/Red)
