Komdigi dan PT Len Telekomunikasi Dorong Sulut Jadi Pusat Konektivitas Digital Timur Indonesia

Manado, TeropongRakyat.com – Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) bersama PT Len Telekomunikasi Indonesia terus mendorong percepatan pemerataan infrastruktur digital nasional. Dalam langkah strategisnya, kedua pihak berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk berkolaborasi mempercepat pembangunan dan integrasi jaringan Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur.

Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat tulang punggung (backbone) konektivitas nasional, sekaligus mendorong akselerasi transformasi digital di kawasan Indonesia Timur, khususnya wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Rully Adi Surya, SVP Hubungan Kelembagaan dan Pengembangan Bisnis PT Len Industri, mengatakan bahwa pihaknya menilai pertemuan dengan Pemprov Sulut akan menjadi langkah awal penting dalam mewujudkan pemerataan digitalisasi di wilayah 3T.

“Rencananya kita akan bertemu dahulu dengan Bapak Gubernur, dan meminta dukungan serta komitmen dari pemerintah daerah agar akselerasi infrastruktur ini bisa segera berjalan,” ujar Rully Adi Surya, Selasa (11/11/2025) sore.

Rully menjelaskan, proyek tersebut mencakup revitalisasi Palapa Ring Tengah yang sempat terputus sejak tahun 2019. Gangguan tersebut, katanya, telah menghambat konektivitas data antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara, sehingga berdampak pada lambannya pemerataan akses internet di kawasan timur.

“Rencananya kami akan berdiskusi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama tiga bupati yakni Sangihe, Talaud, dan Sitaro untuk membahas penyatuan tiga jaringan Palapa Ring. Langkah ini akan memperkuat backbone nasional dan membuka peluang bagi Sulut menjadi kawasan strategis digital internasional, pada Kamis (13/11/2025),” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Monitoring Manado, Manuelson Jaka Jusuf, menegaskan pentingnya aktivasi kembali backbone utama yang mengalami kerusakan. Menurutnya, langkah ini akan berdampak langsung pada peningkatan akses komunikasi di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan jaringan.

“Dengan jaringan yang pulih, kita berharap masyarakat digital yang tangguh dan inklusif bisa tumbuh di seluruh wilayah,” ujarnya optimistis.

Inisiatif ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia, sekaligus menjadikan Sulawesi Utara sebagai gerbang utama konektivitas nasional dan internasional di kawasan timur.(One/Red)