Manado, TeropongRakyat.com – Menjelang meningkatnya kebutuhan energi pada perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mempertegas komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan energi melalui audiensi bersama Gubernur Sulawesi Utara. Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Utara, Senin (15/12).
Audiensi ini menjadi langkah konkret Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat sinergi lintas sektor dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, khususnya dalam memastikan distribusi BBM, Avtur, dan LPG berjalan aman, lancar, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, hadir langsung bersama jajaran manajemen. Dalam pertemuan tersebut, Pertamina memaparkan kesiapan infrastruktur dan strategi distribusi energi untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama periode hari besar keagamaan dan libur akhir tahun.
Menurut Deny, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi, terutama di wilayah dengan tantangan geografis yang cukup kompleks.
“Koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah sangat diperlukan agar distribusi energi dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk di daerah terpencil,” ujarnya.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menyambut positif langkah proaktif Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara siap memberikan dukungan sesuai kewenangan untuk memastikan pelayanan energi tetap terjaga selama momen Natal dan Tahun Baru.
Pemerintah daerah juga menilai kesiapan energi sebagai salah satu faktor kunci dalam menjaga stabilitas sosial, aktivitas ekonomi, dan kenyamanan masyarakat di akhir tahun.
Melalui audiensi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan perannya sebagai tulang punggung ketahanan energi di wilayah Sulawesi Utara, sekaligus memperkuat kolaborasi strategis dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan demi memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan pergantian tahun dengan aman dan nyaman.(Tim)













