MITRA, TR – Kasus pembunuhan ibu hamil di Ratatotok baru-baru ini mengguncang warga Sulawesi Utara. Seorang pria berinisial NM melakukan aksi keji dengan merenggut nyawa istrinya sendiri yang tengah mengandung, Minggu (12/4/2026). Peristiwa berdarah ini terjadi di wilayah Ratatotok dan viral di berbagai platform media sosial.
Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara, AKP Lutfi Arinugraha Pratama, menjelaskan bahwa motif utama pelaku melakukan aksi tersebut adalah rasa cemburu. Pelaku menduga sang istri memiliki hubungan gelap dengan orang lain.
“Kalau keterangan dari TSK (Suami), isterinya itu ada hubungan dengan orang lain,” ujar AKP Lutfi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (13/04/2026).
Kepolisian kini sedang mendalami detail penganiayaan maut tersebut. Oleh karena itu, petugas melakukan proses autopsi guna memastikan kondisi kehamilan korban saat meninggal dunia.
“Isterinya itu sementara hamil, kami sementara dalami. Sekarang masih dilakukan autopsi, karena informasinya korban dalam keadaan hamil,” ungkap Kasat Reskrim.
Korban yang akrab disapa Zhaa ini berasal dari Desa Buyat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Namun, pasangan suami istri ini menetap di Ratatotok sebelum kejadian tragis menimpa mereka. Laporan awal menunjukkan bahwa pelaku menyerang korban menggunakan benda tajam secara membabi buta.
Petugas medis menemukan kondisi korban yang sangat memprihatinkan setelah kejadian tersebut. Hasil visum menunjukkan adanya 10 luka tusukan serta sejumlah lebam di bagian tubuh korban.
“Kalau dari hasil visum ada 10 luka tusukan,” beber AKP Lutfi.
Penahanan Pelaku Pembunuhan Ibu Hamil di Ratatotok
Pihak kepolisian saat ini telah menahan tersangka NM di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Minahasa Tenggara. Langkah ini diambil untuk mencegah pelaku melarikan diri dan mempermudah proses penyidikan lebih lanjut.
“Tersangka sudah kita amankan di dalam,” tegas Kasat Reskrim.
Keluarga korban menuntut keadilan penuh atas hilangnya nyawa Zhaa dan calon bayinya. Mereka berharap penegak hukum memberikan hukuman setimpal bagi NM. Sementara itu, Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap motif pelaku.
Dari informasi korban saat ini telah dimakamkan di kampung halamannya.(One/Red)













