banner 846x362

Ditlantas Polda Sulut Bersama Stakeholder Terkait Gelar Rakor, Bahas Keberadaan Bajaj di Kota Manado

MANADO, TeropongRakyat.com— Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Utara bersama stakeholder lintas sektoral menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait keberadaan kendaraan Bajaj di Kota Manado.

Rakor tersebut berlangsung di Ruang Rapat Ditlantas Polda Sulut, Rabu (16/07/2025), dan dihadiri oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sulut, Dinas Perhubungan Kota Manado, Organda, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Dirlantas Polda Sulut, Kombes Pol Indra Kurniawan Mangunsong mengatakan bahwa rakor ini digelar untuk mencari solusi atas dinamika transportasi yang berkembang di Manado, termasuk menyikapi munculnya kendaraan Bajaj yang kini mulai terlihat di jalanan kota.

“Rakor ini untuk mencari solusi transportasi yang ada di Kota Manado. Hadir juga dari Dinas Perhubungan Provinsi, Kota Manado, Organda, dan semua pihak terkait,” ujar Kombes Indra usai kegiatan.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama rakor adalah untuk menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan tidak merugikan pihak manapun.

“Ini kita bersama-sama mencari solusi bagaimana sarana transportasi di Kota Manado ini bisa berjalan lancar,” jelasnya.
“Hasilnya, kita bersama Dinas Perhubungan akan kembali membahas apabila ada regulasi-regulasi yang kurang pas. Kita bahas bersama agar tidak ada yang merasa dirugikan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado, Jeffry Worang menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi dari pihak perusahaan Bajaj kepada pemerintah kota.

“Sampai saat ini belum pernah ada koordinasi dengan Pemerintah Kota Manado,” tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa kendaraan Bajaj yang belum memiliki izin resmi akan langsung ditindak sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau dia belum resmi dan belum sah, itu akan langsung ditindak oleh pihak kepolisian,” pungkasnya.

Rakor ini diharapkan menjadi langkah awal untuk merumuskan kebijakan bersama mengenai sistem transportasi perkotaan, terutama dalam menghadapi inovasi kendaraan baru seperti Bajaj yang mulai dikenalkan ke masyarakat.(One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *