MANADO, TR – PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi melalui Sales Area (SA) Retail Sulawesi Utara dan Gorontalo melakukan pengecekan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Gorontalo, Manado, Tomohon, dan sekitarnya.
Pengecekan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mengantisipasi ketersediaan stok bahan bakar pada momen perayaan Natal dan Tahun Baru serta memastikan bahwa layanan berjalan sesuai dengan standar operasional dan distribusi BBM tepat sasaran.
Di wilayah Gorontalo, Pertamina bekerja sama dengan Dinas Metrologi Kota Gorontalo melakukan pengecekan ke beberapa SPBU antara lain SPBU 74.96227, SPBU 74.96223, dan SPBU 74.96226. Sementara itu, di Manado pengecekan dilakukan bersama Pj Walikota Manado di SPBU 7495207, SPBU 7495201, SPBU 7495108, dan SPBU 7495505. Di Tomohon, pengecekan dilakukan di SPBU 7495313 Walian dan SPBU 7495320 Kakaskasen.
Sales Area Manager Retail Sulutgo, Angga Yudiwinata Putra, mengatakan bahwa fokus utama dalam pengecekan ini adalah uji tera untuk memeriksa keakuratan dispenser BBM. “Pengecekan uji tera ini adalah langkah nyata untuk melindungi hak konsumen dan memastikan integritas layanan kami. Akurasi alat ukur menjadi bagian penting dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Pertamina,” ujar Angga.
Angga juga menambahkan bahwa Pertamina akan terus melakukan pengawasan berkala terhadap seluruh lembaga penyalur. “Pengecekan ini bersifat rutin yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menindak kemungkinan praktik kecurangan, pengurangan takaran, atau penggunaan alat timbang yang tidak sesuai standar,” imbuh Angga.
Pj Walikota Manado, Clay Dondokambey, S.STP., M.A.P., mengungkapkan bahwa hasil pengecekan di SPBU telah memenuhi standar akurasi. “Ketersediaan stok Solar dan Pertalite aman untuk Natal dan Tahun Baru, selain itu dari hasil pengukuran kadarnya masih sesuai aturan dan ambang batas yang berlaku,” ujarnya.
Di Gorontalo, hasil sidak disampaikan oleh Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Gorontalo, Refal Polopita, yang menyatakan, “Dari hasil pengujian mesin dispenser BBM masih pada batas toleransi sesuai dengan undang-undang kemetrologian,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen Pertamina untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.
“Pengecekan ini rutin dilakukan Pertamina Patra Niaga melalui pengecekan fisik dispenser dan uji tera di seluruh SPBU sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen,” terangnya.
Fahrougi juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan indikasi ketidaksesuaian takaran BBM. “Pertamina bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mencegah praktik kecurangan, namun jika masyarakat menemukan dugaan penyimpangan di lapangan, dapat segera melaporkan ke call center Pertamina di 135,” ujar Fahrougi.
Dengan langkah pengecekan ini, PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi berharap dapat memastikan ketersediaan BBM yang aman dan berkualitas selama periode liburan panjang, sekaligus menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pertamina.(One/red)













