MANADO, TR – Direktorat Binmas Polda Sulawesi Utara sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk mengedukasi generasi muda agar mampu lawan radikalisme dan ancaman intoleransi. Kegiatan inspiratif ini berlangsung di Hotel Peninsula Manado pada Selasa (10/03/2026) pagi dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat mulai dari tokoh pemuda, mahasiswa, hingga pelajar.
Acara ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para peserta yang hadir. Salah satu peserta dari SMA Negeri 1 Manado, Joshua Musak, mengaku sangat bangga bisa terlibat langsung dalam diskusi penting ini.
Ia menilai kegiatan tersebut sangat efektif untuk menyadarkan anak muda tentang pentingnya memiliki aspirasi positif tanpa harus saling menjatuhkan.
“Kegiatan ini menurut saya merupakan salah satu kegiatan yang baik. Dimana bisa mengajarkan atau menyadarkan diri bahwa dalam diri anak muda bisa mendapatkan suatu aspirasi ataupun hal yang lebih baik. Tanpa adanya rasa saling menjatuhkan di seperti bullying yang dipaparkan pada saat kegiatan tadi,” ujar Joshua saat diwawancarai.
Melalui forum ini, penyelenggara memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya kolaborasi dan toleransi di tengah keberagaman. Joshua menekankan bahwa edukasi ini sangat membantu mereka dalam membedakan hal yang baik dan buruk dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, pemuda harus memiliki benteng pertahanan yang kuat demi menjaga keutuhan bangsa.
“Kita saling menolong kerjasama ataupun toleransi dan memaham apa yang baik dan yang tidak baik. Dan itulah menurut saya di dalam bagian kegiatan kita diberikan edukasi pemahaman terkait upaya pencegahan berbagai aspek kehidupan bermasyarakat,” tambah Joshua menjelaskan manfaat FGD tersebut.
Mempersiapkan Mental Generasi Muda Menghadapi Hoaks
Tantangan terbesar saat ini adalah maraknya berita bohong yang dapat merusak mentalitas anak muda. Joshua mengingatkan rekan-rekannya agar lebih waspada terhadap informasi yang berseliweran di media sosial tanpa kepastian fakta. Oleh karena itu, persiapan mental menjadi kunci utama bagi generasi penerus untuk tetap konsisten dalam upaya lawan radikalisme.
“Di dalam bagian ancaman tentang radikalisme terhadap generasi muda itu, kita harus lebih mempersiapkan tentang mental diri sendiri. Jadi untuk anak-anak di zaman sekarang ini harus lebih mempersiapkan mental dengan baik dan bisa membaca suatu hal yang benar atau tidak benar, agak radikalisme ataupun hal-hal yang menjatuhkan anak-anak generasi muda yang nantinya akan memimpin bangsa Indonesia kita pada tahun yang mendatangkan,” tegasnya.
Kolaborasi Narasumber Milenial di Manado
FGD ini menghadirkan narasumber berkompeten seperti Monica Tambajong SE, MBA dan IPDA Andros Hinur selaku Wakatim Resmob Polda Sulut. Selain itu, hadir pula Febryanto Kavin Sampul serta tokoh pemuda milenial Lingkan Rumambi. Peserta yang hadir meliputi perwakilan Remaja Masjid, Keuskupan Manado, GPDI, GMIM, hingga mahasiswa dari Unsrat, IAIN, serta Politeknik Manado.(One/Red)













