banner 846x362

Satlantas Polresta Manado Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Cap Go Meh 2026

MANADO, TR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Manado mematangkan persiapan menjelang perayaan besar di Sulawesi Utara. Pihak kepolisian resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas Cap Go Meh Manado guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pada Selasa, 3 Maret 2026.

Langkah strategis ini bertujuan menjaga kenyamanan mobilitas warga di pusat kota yang menjadi titik keramaian utama.

Kasat Lantas Polresta Manado, AKP Angelico Sulu, melalui Wakasat Iptu N.S. Yola menegaskan bahwa pihaknya menerapkan skema khusus secara situasional. Petugas di lapangan akan memantau volume kendaraan untuk menentukan durasi pengalihan arus jalan tersebut. Keputusan ini lahir setelah kepolisian melakukan koordinasi intensif bersama Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Manado.

“Kami sudah memaparkan tentang alur rekayasa lalu lintas Cap Go Meh Manado yang akan terlaksana besok. Pengalihan arus ini kami lakukan secara bertahap agar aktivitas masyarakat tetap berjalan meskipun ada prosesi adat,” ujar Iptu Yola saat di wawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin (02/03).

Tahap awal penyekatan mulai berlaku pukul 08.00 WITA, khususnya bagi kendaraan dari arah selatan atau New Bendar. Petugas mengarahkan pengemudi untuk mengambil jalur menuju Golden Lama, kemudian berbelok kanan ke arah kawasan pelabuhan. Sementara itu, arus dari arah utara akan mengalami penutupan mulai dari kawasan Inti Murni.

Kendaraan dari sisi utara tersebut nantinya wajib masuk melewati kawasan Kampung Arab. Pihak kepolisian sudah mendapatkan dukungan penuh dari tokoh masyarakat serta keimaman masjid setempat terkait rute ini. Jalur alternatif tersebut akan membawa pengendara keluar tepat di ujung Jembatan Mahakam untuk melanjutkan perjalanan.

Rute Alternatif Cap Go Meh Saat Pawai Berlangsung

Ketika iring-iringan prosesi mulai bergerak, polisi akan menutup akses utama menuju rute perputaran pawai. Kendaraan dari arah selatan akan diarahkan lurus dari Batalyon Worang, lalu mengambil sistem contraflow di depan BNI menuju pintu masuk TKB. Selanjutnya, pengemudi bisa berbelok kanan untuk mengarah ke wilayah utara kota.

Bagi warga dari arah utara, penutupan jalan dimulai sejak Pertigaan Singkil dengan mengarahkan kendaraan ke wilayah Kombos Wonasasa. Pengendara kemudian melewati Jembatan Mahakam dan keluar di Pertigaan Lobak Kanaka. Skema ini sangat efektif untuk meminimalisir penumpukan kendaraan pada titik-titik krusial selama acara berlangsung.

“Ini merupakan upaya kami untuk meminimalisir terjadinya kemacetan pada saat acara berlangsung. Kami mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak agar menghindari pusat kota atau menggunakan rute alternatif Cap Go Meh lainnya,” pungkas Iptu Yola.(One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *