banner 846x362

Menteri Nusron Sampaikan Ceramah Nuzulul Quran di Korps Marinir Cilandak

JAKARTA, TR – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri acara peringatan keagamaan di Jakarta Selatan pada Jumat (06/03/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron Sampaikan Ceramah Nuzulul Quran di hadapan ratusan prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL). Lokasi acara bertempat di Gedung Aminullah Ibrahim, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak.

Nusron Wahid menjelaskan bahwa turunnya Al-Qur’an merupakan nikmat paling agung bagi seluruh umat Islam. Beliau menegaskan bahwa momentum Nuzulul Quran harus menjadi sarana bagi manusia untuk kembali kepada petunjuk Tuhan.

Oleh karena itu, kehadiran sang menteri di tengah prajurit memberikan suasana sejuk dalam rangkaian buka puasa bersama tahun 2026 tersebut.

Saat berdiri di podium, Menteri Nusron Sampaikan Ceramah Nuzulul Quran dengan penuh khidmat mengenai fungsi kitab suci. Beliau menyebutkan bahwa Al-Qur’an memuat segala perintah, larangan, serta janji Allah mengenai surga dan neraka.

Selain itu, kitab ini berisi kisah masa lalu yang menjadi pelajaran berharga bagi kehidupan modern saat ini.

“Di dalam Al-Qur’an itu, bisa dijadikan petunjuk bagi manusia. Al-Qur’an berisikan perintah-perintah, larangan-larangan, janji-janji Allah terkait surga dan neraka, serta cerita-cerita masa lalu untuk pembelajaran,” ujar Menteri Nusron saat memberikan ceramah agama di hadapan anggota Korps Marinir Cilandak.

Menteri ATR/BPN tersebut juga mengutip Surat Yunus ayat 58 untuk memperkuat argumennya tentang rasa syukur. Beliau menjelaskan bahwa umat Muslim harus bergembira atas kehadiran hidayah berupa Al-Qur’an. Selanjutnya, beliau membedakan cara pandang orang beriman dengan mereka yang tidak percaya terhadap kebenaran wahyu tersebut.

Beliau memaparkan bahwa bagi orang yang beriman, Al-Qur’an adalah fakta nyata tentang janji Tuhan. Namun, bagi mereka yang tidak percaya, kitab suci mungkin hanya dianggap sebagai sekadar fiksi belaka.

“Al-Qur’an merupakan petunjuk, hidayah bagi orang-orang yang beriman, bagi orang-orang yang percaya,” tegas Nusron Wahid dengan lugas.

Kehadiran Tokoh Penting dan Santunan Anak Yatim

Acara yang berlangsung pada malam ke-17 Ramadan ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi TNI AL. Terlihat hadir Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Wakil KSAL Laksamana Madya TNI Edwin. Selain itu, Panglima Korps Marinir Letnan Jenderal TNI Endi Supardi juga mendampingi jalannya acara tersebut.

Sebagai penutup kegiatan, Menteri Nusron bersama pimpinan TNI AL memberikan perhatian khusus kepada anak yatim piatu. Mereka menyerahkan bingkisan berupa paket sembako, alat tulis, dan tas sekolah kepada 50 anak yatim. Aksi sosial ini menjadi simbol kepedulian nyata di sela-sela peringatan turunnya Al-Qur’an yang penuh berkah di markas petarung Cilandak.(ATR/BPN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *