banner 846x362

Ambulance Bawa Pasien Darurat Dihentikan Patwal Ditlantas Polda Sulut Viral di Media Sosial

MANADO, TR – Kasus ambulance dihentikan patwal Manado viral di media sosial dan memicu reaksi publik. Video ambulance dihentikan patwal Ditlantas Polda Sulut itu memperlihatkan dugaan pelanggaran prioritas kendaraan darurat di jalan raya.

Dalam rekaman berdurasi 29 detik yang diunggah akun ManadoTimes, terlihat rombongan pejabat polisi dengan pengawalan patwal melintas dari arah berlawanan. Peristiwa itu terjadi di depan RS Bhayangkara Manado.

Rangkaian kendaraan pejabat tampak bergerak dari arah bawah menuju depan rumah sakit. Sementara itu, mobil ambulance yang dikawal relawan datang dari arah atas.

Namun, rombongan kendaraan tersebut mengambil badan jalan sebelah kanan. Pada saat bersamaan, seorang petugas patwal terlihat melambaikan tangan ke arah ambulance. Aksi itu diduga sebagai upaya menghentikan kendaraan darurat yang sedang membawa pasien.

Kondisi ini memicu sorotan karena ambulance memiliki hak utama di jalan. Selain itu, situasi darurat seharusnya mendapat prioritas tanpa hambatan.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur kendaraan prioritas. Dalam pasal 134, ambulance masuk dalam urutan teratas bersama kendaraan pemadam kebakaran.

“Berdasar pasal 134 undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan (LLAJ) ada tuju kendaraan prioritas di jalan raya pertama pemadaman kebakaran dan ambulance urutan 1&2 yang paling utama. Kendaraan pimpinan-pimpinan pejabat nomor 4&5 !,” tulis dalam keterangan video yang viral di IG.

Aturan tersebut menegaskan bahwa kendaraan darurat tidak boleh dihalangi. Karena itu, dugaan patwal hentikan ambulance memunculkan pertanyaan soal kepatuhan di lapangan.

Reaksi Publik dan Netizen

Unggahan video itu langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak yang menilai praktik pengawalan pejabat sudah berlebihan.

“Udah berlebihansih memang kalo d Manado ini, hampir tiap hari ada pejabat2 ndak jelas minta jalan. Mereka pikir, mereka aja yang ada kegiatan,” tulis rikochris.

“Ambulance panako eh, kalo kita ba tanang tengah jalan,” tulis komentar lain.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya disiplin lalu lintas. Di satu sisi, pengawalan pejabat tetap perlu. Namun di sisi lain, keselamatan pasien dalam ambulance harus menjadi prioritas utama.

Hingga kini Polda Sulut belum memberikan keterangan resmi terkait video viral tersebut.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *