banner 846x362

Wamen Ossy Lantik Pejabat Kementerian ATR BPN Sebagai Ujung Tombak Layanan

Jakarta, TR – Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, secara resmi melantik sejumlah Pejabat Kementerian ATR BPN di Aula Prona Jakarta pada Kamis (12/03/2026).

Dalam seremoni tersebut, beliau menegaskan bahwa para Pejabat Kementerian ATR BPN yang baru saja diambil sumpahnya memiliki peran krusial sebagai garda terdepan. Mereka menjadi penentu utama terhadap kualitas pelayanan pertanahan yang diterima oleh masyarakat luas di seluruh Indonesia.

Baca juga :

https://teropongrakyat.com/menteri-atr-matangkan-penyelarasan-data-lsd-12-provinsi/

Wamen Ossy menjelaskan bahwa aparatur pertanahan ini memegang kendali atas berbagai urusan teknis yang sangat vital. “Bapak/Ibu merupakan ujung tombak dalam pelayanan teknis pertanahan. Dalam berbagai layanan, seperti pengukuran, pemetaan, peralihan tanah, penetapan hak, dan layanan teknis lainnya, Pejabat Fungsional dan Pengawas memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan layanan tersebut akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutur beliau dengan tegas.

Selanjutnya, Ossy mengingatkan agar setiap kebijakan yang lahir dari tenaga teknis ATR BPN tidak hanya terlihat bagus di atas kertas. Beliau menuntut agar implementasi di lapangan berjalan selaras dengan akurasi administratif yang ada. Hal ini menjadi fokus utama karena Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, sedang gencar mendorong proses digitalisasi layanan secara menyeluruh.

Keberhasilan transformasi digital di lingkungan kementerian sangat bergantung pada komitmen para pejabat terlantik ini. Wamen Ossy menyebutkan bahwa inovasi teknologi harus memberikan dampak nyata yang memudahkan urusan rakyat. “Transformasi layanan dan digitalisasi harus benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Di sini lah peran Pejabat Fungsional menjadi sangat penting agar inovasi layanan tidak hanya berhenti pada aplikasi,” tambahnya.

Rincian Formasi dan Penguatan Kapasitas SDM

Pada agenda pelantikan kali ini, kementerian mengukuhkan 4 Pejabat Pengawas serta 176 Pejabat Fungsional dari berbagai latar belakang keahlian. Formasi tersebut mencakup posisi strategis mulai dari Widyaiswara, Asesor SDM, Dosen, hingga Penata Kadastral dan Pranata Komputer. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendongkrak kapasitas organisasi dalam menjalankan tugas teknis maupun administratif yang semakin kompleks.

Acara pengambilan sumpah ini juga dihadiri oleh jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama sebagai bentuk dukungan institusi. Sebagai simbol integritas, Triaz Akbar Wibowo memimpin pembacaan Pakta Integritas di hadapan seluruh peserta. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan penandatanganan Berita Acara yang disaksikan langsung oleh Direktur Pengukuran dan Pemetaan Kadastral, Yoga Suwarna, serta pejabat terkait lainnya.(ATR/BPN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *