Kejuaraan Terbuka Boxing on the Street Ditbinmas Polda Sulut 2026 Sukses Digelar di Manado

MANADO, TR – Kejuaraan terbuka tinju amatir bertajuk “Boxing on the Street” yang diinisiasi oleh Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Utara, sukses digelar dengan meriah di Taman God Bless Park Manado, pada 16 hingga 17 Februari 2026.

Euforia para pecinta adu jotos ini terasa begitu kental sejak lonceng pertama berbunyi hingga partai pamungkas usai. Ratusan masyarakat tampak memadati area ring, bersorak memberikan dukungan bagi jagoan mereka, menciptakan atmosfer kompetisi yang panas di tengah cuaca hujan yang dingin.

Sulawesi Utara (Sulut) selama ini dikenal sebagai “kawah candradimuka” yang melahirkan banyak atlet tinju berbakat di kancah nasional. Namun, ironisnya, gelaran kompetisi lokal justru terbilang jarang diadakan.

Kehadiran Boxing on the Street ini seolah menjadi oase yang memuaskan dahaga para atlet dan penikmat tinju di Bumi Nyiur Melambai.

Foto : Colase 

Inisiasi cerdas yang dilakukan oleh Ditbinmas Polda Sulut ini pun panen pujian. Langkah kepolisian untuk mewadahi energi positif anak muda melalui olahraga dinilai sebagai strategi jitu dalam pembinaan masyarakat.

Richard, salah satu pecinta tinju di Manado, mengungkapkan apresiasi tingginya. Ia menilai ajang seperti ini sangat krusial agar latihan keras para atlet tidak sia-sia karena minimnya jam terbang.

“Pertandingan seperti ini memang jarang diadakan. Inisiasi dari Dirbinmas Polda Sulut saya acungi jempol luar biasa,” ujar Richard di sela-sela pertandingan, Selasa (17/2/2026).

Ia menambahkan bahwa antusiasme peserta kali ini sangat luar biasa, membuktikan bahwa bibit-bibit petinju Sulut siap untuk dipoles.

“Animo peserta hampir seluruh sasana kabupaten/kota mengutus atlet-atlet terbaik mereka. Saya berharap event ini bagusnya rutin diadakan, sehingga anak-anak tidak hanya terus berlatih, namun bakat mereka dapat disalurkan melalui pertandingan yang kompetitif,” tambahnya.

Berdasarkan data panitia, ajang bergengsi ini diikuti sebanyak 160 petinju yang berasal dari 19 sasana yang tersebar di berbagai wilayah. Persaingan sengit tersaji dalam 6 kategori pertandingan yang dibagi berdasarkan usia dan kelas, yakni:

Kategori Elite (Putra & Putri): Usia 19 hingga 40 tahun.

Kategori Youth (Putra & Putri): Usia 17 hingga 18 tahun.

Kategori Junior (Putra & Putri): Usia 15 hingga 16 tahun.

Kategori Mini Junior (Putra & Putri): Usia 13 hingga 14 tahun.

Kategori Semi Junior (Putra & Putri): Usia 10 hingga 12 tahun.

Suksesnya gelaran ini diharapkan menjadi sinyal kebangkitan kembali era keemasan tinju di Sulawesi Utara, sekaligus menjadi agenda rutin yang dinanti-nanti masyarakat Manado. (One/Red)